Resume
Metodologi Penelitian
Tentang
Metode
Penelitian Kuantitatif Dan Kualitatif
O
L
E
H
NAMA :
SAHABUDDIN ANSORI
PRODY :
PENDIDIKAN MATEMATIKA
SEMESTER :
VI
Pengertian
Metode Penelitian Kuantitatif Dan Kualitatif
Borg and Gall (1989) menyatakan:
Many labels have been used to distinguish
between traditional research methods: positivistic versus post positivistic
research; scientific versus artistic research; confirmatory versus
discovery-oriented research; quantitative versus interpretive research;
quantitative versus qualitative research. The quantitative-qualitative
distinctions seem most widely used. Both quantitative researchers and qualitative researchers go about inquiry in different ways.
Metode kuantitatif dan kualitatif sering dipasangkan dengan nama
yang tradisional, dan metode baru; metode positivistik dan metode post positivistic; metode
scientific dan metode artistik, metode konfirmasi dan temuan; serta kuantitatif
dan interpretif. Jadi metode kuantitatif sering dinamakan metode tradisional,
positisvik, scientific dan metode discovery. Selanjutnya metode kualitatif
sering dinamakan dengan metode baru, post positivistik;
artistic; dan interpretive research.
Pendapat Borg and Gall
ini dikomentari oleh Prof. Dr. Sugiyono. Prof. Dr. Sugiyono menyatakan bahwa metode
kuantitatif dinamakan metode tradisional, karena metode ini sudah cukup lama
digunakan sehingga sudah mentradisi sebagai metode untuk penenilitian. Metode
ini disebut sebagai metode positisvik karena berlandaskan pada filsafat
positivisme. Metode ini sebagai metode ilmiah/scientifik karena telah memenuhi
kaidah-kaidah ilmiah yaitu konkrit/empiris, obyektif, terukur, rasional, dan
sistematis. Metode ini juga disebut juga metode discovery, karena dengan metode
ini dapat ditemukan dan dikembangkan berbagai iptek baru. Metode ini disebut
kuantitatif karena data penelitian berupa angka-angka dan analisis menggunakan
statistik.
Metode penelitian
kualitatif sebagai metode baru, karena popularitasnya belum lama, dinamakan
metode post positivistik karena berlandaskan pada pilsafat post positivisme. Metode
ini disebut juga sebagai metode artistik, karena proses penelitian lebih
bersifat seni (kurang terpola), dan disebut sebagai
metode interpretive karena data hasil penelitian lebih
berkenaan dengan interprestasi terhadap data yang ditemukan dilapangan. Menurut
Bogdan and Biklen (1982) karakteristik penelitian kualitatif adalah sebagai
berikut.
1.
Qualitative research has the natural
setting as the direct source of data and researcher is the key instrument
2.
Qualitative research is descriptive. The
data collected is the form of words of pictures rather than number
3.
Qualitative research are concerned with
process rather than simply with outcomes or product
4.
Qualitative research tend to analyze their
data inductively
5.
“meaning” is of essential to the
qualitative approach
Berdasarkan
karakteristik tersebut Prof. Dr. Sugiono mengemukakan bahwa penelitian
kualitatif itu:
1. Dilakukan pada kondisi yang alamiah (sebagai lawannya adalah
eksperimen), langsung ke sumber data dan peneliti adalah instrument kunci
2. Penelitian kualitatif lebih bersifat deskriptif. Data yang terkumpul
berbentuk kata-kata atau gambar, sehingga tidak menekankan pada angka
3. Penelitian kualitatif lebih menekankan pada proses daripada produk atau
outcome
4. Penelitian kualitatif melakukan analisis data secara induktif
5. Penelitian kualitatif lebih menekankan makna (data dibalik yang
teramati)
Metode kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yamg
berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi
atau sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian,
analisis data bersifat kuantitatif/statistik, dengan tujuan untuk menguji
hipotesis yang telah ditetapkan. Sedangkan metode penelitian kualitatif
merupakan metode penelitian yang
berlandaskan pada filsafat post positivisme, digunakan untuk meneliti pada
kondisi obyek yang alamiah, teknik pengumpulan data yang dilakukan secara
triangulasi (gabungan), analiis data bersifat induktif/ kualitatif, dan hasil
penelitian kualitatif lebih menekankan makna dari pada generalisasi.
Berdasarkan
beberapa pendapat diatas, bahwa popularitas metode penelitian kuantitatif lebih
dahulu ada jika dibandingkan dengan metode kualitatif, metode kuantitatif lebih
terpola kalau dibandingkan dengan metode penelitian kualitatif, data yang diperoleh dari penelitian
kuantitatif berupa angka, sedang data yang diperoleh dari penilitian kualitatif
bersifat deskriptif.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar